tiba-tiba nemu ini..
yang saya buat..yaaaa, kira2 pas zaman SMA,hehe
enjoy.. :)
seorang anak lelaki berumur 8 tahun berlari menembus badai salju di malam yang buta..
waktu telah menunjukkan pukul 09.00 malam..
tak ada seorang pun yang berhasrat keluar rumah,
cuaca yang ekstrim membuat mereka memilih tidur meringkuk di atas selimut yang tebal..ato dudukk di depan perapian hangat dengan ditemani secangkir coklat atau susu..
anak itu terus berlari..
napasnya yang sesak karna lelah,tak ia pedulikan..
badannya yang menggigil karna kedinginan tak ia hiraukan..
padahal..tubuhnya hanya dibaluti selembar kaos yang lusuh..
akhirnya ia tiba di sebuah rumah reot mungil..
masuklah ia dengan segera ke dalam gubuk yang tak berbentuk..
dilihatnya sesosok wanita renta yang termenung dalam tusukan rasa dingin..
badai salju membuatnya beku..
karna tak ada perapian ataupun selimut tebal..
untuk mengurangi rasa dinginya,ia menutupi tubuhnya dengan sebungkus kardus yang -entahlah- ia temukan di jalanan..
tapi..sebenarnya, kardus ia tak berpengaruhh banyak untuk mengurangi tusukan dinginnya..
tapi kau tau??
terkadangg sugesti itu lebih kuat daripada apa yang sebenarnya dirasa.
anak itu pun menghampiri ibunya..
ibunya kaget dengan tingkah anaknya yang seperti dikejar maling..(?), tapi..ia pun menyambutnya dengan tersenyum..
"kau sudah pulang anaku??"
tanyanya pelan..
anak itu menggangguk cepat..
dengan bibir yang masih gemetar, ia berkata..
"ibunda..tadi aku bertemu dengan orang yang baik hati"
ia berbicara dengan cepat,,seakan tak mau disela oleh perkataan ibunya..
ia pun mulai bercerita..
"saat ia melihatku dijalan sendirian dan kedinginan, ia mengajaku pergi ke rumahnya..dan kau tau,ibu?rumahnya besar dan hangat.."anak itu bercerita dengan semangat..
"ia memintaku untuk menginap di rumahnya walaupun untuk semalam. ada kamar yang indah, susu yang maniss dan perapian yang hangat di sana"
"tapi..."
anak itu mulai memelankan suaranya..
"tapi, aku menolak dan memilih untuk pergi"
anak itu terdiam untuk beberapa lama...
ibunya tersenyum..dan berkata dengan suara yang lemah..
"kenapa,nak?bukankah di sana sangat hangat?"
sang anak menggeleng dengan cepat..
"tidak,bu.."
ia pun memeluk sang bunda..
"disini lebihh hanggattt...."
--------------------
No comments:
Post a Comment